Jumat, 13 April 2012


DISUSUN OLEH KELOMPOK V KELAS B REG 2010 PADA MATA KULIAH BIOGEOGRAFI SEMESTER  III TAHUN 2011
BAB I  PENDAHULUAN
    A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Persetaraan organisme dibumi baik itu tumbuhan maupun hewan merupakan kajian dari disiplin ilmu biogeografi. Sangat terlihat jelas perbedaan organism baik itu tumbuhan maupun hewan yang tersebar dipermukaan bumi. hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan iklim, sejaraj maupun ekologi disuatu tempat. Seandainya dibumi tidak ada perbedaan iklim,
sejarah ataupu eklogi maka persebaran organism baik itu hewan maupun tumbuhan dibumi tidak akan nyata dan tegas, artinya tidak adanya suatu perbedaan antara suatu daerah dengan yang lain.

Jika kita lihat dari sejarah, kita dapat menginterpretasikan persebaran flora dan fauna dibumi. Hal ini sebenarnya berawal dari daratan/ atau benua yang sangat luas bernama pangea. Benua ini ada tauapun sudah ada berjuta tahun yang lalu, dimana dengan adanya proses geologi yaitu tenaga endogen didalam bumimengakibatkan pergerakan daratan dan hingga sampai sekarang terbentuk lima benua. Dari benua-benua tersebut ada kemiripan jenis flora dan faunanya terutama dilihat dari sejarah geologinya bahwa semua daratan ataupu kontinen dulunya pernah bersatu. Hal ini juga dapat dilihat dari persamaan jenis flora/fauna antara Australia dan Papua, dimana kedua tempat ini sama-sama terdapat kanguru, hal ini dikarenakan dulunya daratan Irian dengan Australia pernah bersatu.
Kemudian jika kita lihat dari aspek iklimnya, dimana pengarunya sangat mudah dipahami melalui pengamatan sederhana, karena iklim berpengrauh langsung terhadap jenis tanah spesies tumbuhan, lalu jenis tanah dan spesies  tumbuhan ini dapat mempengaruhi jenis hewan dam mikroorganisme yang ada disuatu tempat.
Bertolak dari perbedaan-perbedaan tersebutlah maka diadakannya penelitian lapangan tepatnya pada mata kuliah Biogeografi, supaya dapat diinterpreatsikan perbedaan flora dan fauna disuatu tempat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbeadaan jenis flora dan fauna yang ada didaerah pantai dengan yang ada didaerah terrestrial, yaitu didaerah pegunungan.

B.     RUANG LINGKUP PENELITIAN
Kegiatan yang dilakukan mencakup upaya survey dan pendataan dari kondisi linngkungan yang akan diteliti jenis biotik dan abiotiknya, yaitu pada dataran rendah. Survei yang dilakungan didataran rendah tepatnya pada Pantai Labu Baru, Kecamatan Patai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi sumatara Utara. Survei terhadap biotik meliputi jenis vegetasi dan hewan yaitu biota yang termasuk dalam kelompok ikan-ikanan disekitar pantai, kemudian terhadap jenis tumbuh-tumbuhan yang hidup disekitar pantai tersebut. Sementara untuk kondisi lingkungan abiotik meliputi suhu, kelembapan, intensitas cahaya, dan lain-lain. Keseluruhan data yang diperoleh berupa hasil identifikasi biodata dan komposisi vegetasi tumbuhan dilokasi akan dianalisis keragamannya dan kondisi persebarannya.
C.     TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan penelitian ini dilakukan adalah sebagai berikut:
1.      Untuk melihat perbedaan jenis flora dan fauna yang ada didaerah pantai dan didaerah dan fauna yang ada di daerah pantai dan di daerah terrestrial (pegunungan /datran tinggi)
2.      Untuk mengetahui jenis-jenis vegetasi taupun hewan apa saja yang dominan di daerah pantai, yaitu di Pantai Labu Baru.
3.      Untuk mempelajari serta mengklasifikasikan jenis flora dan fauna yang terdapat di Pantai Labu Baru.

D.    MANFAAT PENELITIAN
Adapun manfaat yang dapat diperoleh setelah melakukan survei atau penelitian antara lain sebagai berikut, yaitu:
1.      Agar dapat mengetahui perbedaan persebaran jenis vegetasi maupun hewan yang ada di daerah pesisir atau pantai yang akan dibandingkan dengan vegetasi dan hewan di daerah terrestrial/dataran.
2.      Penelitian tersebut diharapkan dapat member manfaat dalam mengetahui fauna maupun hewan apa yang mendominasi di daerah pantai, khususnya di Pantai Labu Baru.
3.      Agar mngetahui karakteristik maupun klasifikasi dari pada hewan maupun tumbuhan yang terdapat di Pantai Labu Baru.

BAB II METODOLOGI

A.    LOKASI PENELITIAN
Lokasi yang menjadi tempat penelitian adalah Pantai Labu Baru. Pantai Labu Baru merupakan salah satu pantai dan sekaligus merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Adapun batas-batas wilayah dari pada Kecamatan Pantai Labu adalah sebagai berikut, yaitu:
-          Utara         : Selat Malaka
-          Selatan      : Kecamatan Beringin dan Kecamatan Batang Kuis
-          Timur         : Kabupaten Serdang Bedagai
-          Barat         : Kecamatan Percut Sei Tuan

B.     ALAT dan BAHAN
Alat-maupun bahan yang diperlukan dalam kegiatan survei adalah sebagi berikut, yaitu:
-          Kamera
-          ALAT Tulis.

0 komentar:

Poskan Komentar

ANALISIS TENTANG PERBEDAAN PENYEBARAN HEWAN & TUMBUHAN DI DAERAH PESISIR DAN TERESTRIAL

Jumat, 13 April 2012 ·


DISUSUN OLEH KELOMPOK V KELAS B REG 2010 PADA MATA KULIAH BIOGEOGRAFI SEMESTER  III TAHUN 2011
BAB I  PENDAHULUAN
    A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Persetaraan organisme dibumi baik itu tumbuhan maupun hewan merupakan kajian dari disiplin ilmu biogeografi. Sangat terlihat jelas perbedaan organism baik itu tumbuhan maupun hewan yang tersebar dipermukaan bumi. hal tersebut terjadi karena adanya perbedaan iklim, sejaraj maupun ekologi disuatu tempat. Seandainya dibumi tidak ada perbedaan iklim,
sejarah ataupu eklogi maka persebaran organism baik itu hewan maupun tumbuhan dibumi tidak akan nyata dan tegas, artinya tidak adanya suatu perbedaan antara suatu daerah dengan yang lain.

Jika kita lihat dari sejarah, kita dapat menginterpretasikan persebaran flora dan fauna dibumi. Hal ini sebenarnya berawal dari daratan/ atau benua yang sangat luas bernama pangea. Benua ini ada tauapun sudah ada berjuta tahun yang lalu, dimana dengan adanya proses geologi yaitu tenaga endogen didalam bumimengakibatkan pergerakan daratan dan hingga sampai sekarang terbentuk lima benua. Dari benua-benua tersebut ada kemiripan jenis flora dan faunanya terutama dilihat dari sejarah geologinya bahwa semua daratan ataupu kontinen dulunya pernah bersatu. Hal ini juga dapat dilihat dari persamaan jenis flora/fauna antara Australia dan Papua, dimana kedua tempat ini sama-sama terdapat kanguru, hal ini dikarenakan dulunya daratan Irian dengan Australia pernah bersatu.
Kemudian jika kita lihat dari aspek iklimnya, dimana pengarunya sangat mudah dipahami melalui pengamatan sederhana, karena iklim berpengrauh langsung terhadap jenis tanah spesies tumbuhan, lalu jenis tanah dan spesies  tumbuhan ini dapat mempengaruhi jenis hewan dam mikroorganisme yang ada disuatu tempat.
Bertolak dari perbedaan-perbedaan tersebutlah maka diadakannya penelitian lapangan tepatnya pada mata kuliah Biogeografi, supaya dapat diinterpreatsikan perbedaan flora dan fauna disuatu tempat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbeadaan jenis flora dan fauna yang ada didaerah pantai dengan yang ada didaerah terrestrial, yaitu didaerah pegunungan.

B.     RUANG LINGKUP PENELITIAN
Kegiatan yang dilakukan mencakup upaya survey dan pendataan dari kondisi linngkungan yang akan diteliti jenis biotik dan abiotiknya, yaitu pada dataran rendah. Survei yang dilakungan didataran rendah tepatnya pada Pantai Labu Baru, Kecamatan Patai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi sumatara Utara. Survei terhadap biotik meliputi jenis vegetasi dan hewan yaitu biota yang termasuk dalam kelompok ikan-ikanan disekitar pantai, kemudian terhadap jenis tumbuh-tumbuhan yang hidup disekitar pantai tersebut. Sementara untuk kondisi lingkungan abiotik meliputi suhu, kelembapan, intensitas cahaya, dan lain-lain. Keseluruhan data yang diperoleh berupa hasil identifikasi biodata dan komposisi vegetasi tumbuhan dilokasi akan dianalisis keragamannya dan kondisi persebarannya.
C.     TUJUAN PENELITIAN
Adapun tujuan penelitian ini dilakukan adalah sebagai berikut:
1.      Untuk melihat perbedaan jenis flora dan fauna yang ada didaerah pantai dan didaerah dan fauna yang ada di daerah pantai dan di daerah terrestrial (pegunungan /datran tinggi)
2.      Untuk mengetahui jenis-jenis vegetasi taupun hewan apa saja yang dominan di daerah pantai, yaitu di Pantai Labu Baru.
3.      Untuk mempelajari serta mengklasifikasikan jenis flora dan fauna yang terdapat di Pantai Labu Baru.

D.    MANFAAT PENELITIAN
Adapun manfaat yang dapat diperoleh setelah melakukan survei atau penelitian antara lain sebagai berikut, yaitu:
1.      Agar dapat mengetahui perbedaan persebaran jenis vegetasi maupun hewan yang ada di daerah pesisir atau pantai yang akan dibandingkan dengan vegetasi dan hewan di daerah terrestrial/dataran.
2.      Penelitian tersebut diharapkan dapat member manfaat dalam mengetahui fauna maupun hewan apa yang mendominasi di daerah pantai, khususnya di Pantai Labu Baru.
3.      Agar mngetahui karakteristik maupun klasifikasi dari pada hewan maupun tumbuhan yang terdapat di Pantai Labu Baru.

BAB II METODOLOGI

A.    LOKASI PENELITIAN
Lokasi yang menjadi tempat penelitian adalah Pantai Labu Baru. Pantai Labu Baru merupakan salah satu pantai dan sekaligus merupakan salah satu Desa di Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Adapun batas-batas wilayah dari pada Kecamatan Pantai Labu adalah sebagai berikut, yaitu:
-          Utara         : Selat Malaka
-          Selatan      : Kecamatan Beringin dan Kecamatan Batang Kuis
-          Timur         : Kabupaten Serdang Bedagai
-          Barat         : Kecamatan Percut Sei Tuan

B.     ALAT dan BAHAN
Alat-maupun bahan yang diperlukan dalam kegiatan survei adalah sebagi berikut, yaitu:
-          Kamera
-          ALAT Tulis.

0 komentar: